Tuesday, March 31, 2009

Haruskan aku mati kerana mu?

Aku harap,aku masih ada lagi kudrat utk berdiri teguh, untuk aku terus berjuang...untuk aku berlawan dengan emosi...dengan segala genap rasa yang sedang membunuhku. Ya Allah, aku perlukan pertunjukMu..aku perlukan ihsanmu Ya Allah...

Aku sedang hilang sebahagian dari nyawa aku..sebahagian dari pemanis kehidupan aku setelah mana aku telah hilang sebahagiannya 3 tahun lalu. hari ini....setelah hampir berminggu aku berjuang untuk lupakan kenangan pahit itu...utk aku buang kehadiran manusia itu dalam kehidupan aku..aku rasa aku tewas.

Aku kalah...aku tewas dengan perasaan. Hanya tingga 22 hari je lagi final exam....59 hari untuk aku habiskan 3P dan 179 hari lagi untuk aku berangkat ke Portsmouth. tapi..aku nak sangat habiskan semua ini sekarang. Saat ini!!!!

Bagaimana mestinya
Membuatmu jatuh hati kepadaku
T’lah kutuliskan sejuta puisi
Meyakinkanmu membalas cintaku

Haruskah ku mati karenamu
Terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu
Haruskah kurelakan hidupku
Hanya demi cinta yang mungkin bisa membunuhku
Hentikan denyut nadi jantungku
Tanpa kau tahu betapa suci hatiku untuk memilikimu

Adakah keikhlasan dalam palung jiwamu mengetukmu
Ajarkanmu bahasa perasaan
Hingga hatimu tak lagi membeku

Tiadakah ruang dihatimu untukku
Yang mungkin bisa ku singgahi
Hanya sekedar penyejuk disaat ku layu
Ku setia menantimu hingga akhir masa
Aku dah mati...dah terlalu lama aku mati..bila masa dia tinggalkan aku..saat aku dan dia berpisah pada malam hari lahir aku, setahun yang lalu. Sethn yg lalu..dia benar-benar lepaskan aku...setahun yg lalu..aku menjadi kehidupan sebagai satu eksperimen...untuk aku lupakan cinta pertaama..untuk aku teruskan kehidupan dengan apa yg ada....

Aku yakin aku takkan lagi menitiskan airmata kerana dia...tapi aku salah...arini, aku benar-benar menangis lagi kerana dia.

entah kenapa..aku rasa..aku semakin jauh...aku semakin keseorang. Aku kehilangan lagi. Barangkali aku belum kehilangan..cuma semakin berhadapan dengan kehilangan...

Tak Pernah Aku Membayangkannya
Bila Insan Sedang Patah Hati
Kali Ini Ku Rasakan Sesungguhnya

Siang Hariku Bagaikan Malam
Pelangipun Berwarnakan Kelam
Inikah Yang Dinamakan Patah Hati

Tak Ingin Kujalani Cinta Yang Begini
Yang Kutahu Cinta Itu Indah
Tak Ingin Kurasakan Jiwa Yang Tak Tenang
Kumau Kau Tetap Disisiku

Cinta itu tak pernah indah untuk aku...dan aku semakin hilang makna cinta...

No comments: